Pada 6 – 8 November 2019, para siswa kelas IX SMP Strada Pelita II mengikuti ret-ret di Civita Youth Camp, Ciputat. Jumlah peserta yang mengikuti ret-ret adalah 112 orang tetapi dua di antaranya tidak dapat hadir dikarenakan sakit dan mengikuti acara keluarga. Adapun tema umum yang diangkat pada ret-ret ini adalah “Who Am I”. Pada awal pertemuan, Br. Rinto, FIC menyampaikan komitmen selama ret-ret, yaitu keheningan, keterbukaan, kerjasama, dan kedisiplinan. Selain berkomitmen, bruder juga mengatakan bahwa, “melalui ret-ret peserta bisa merenungkan harapan dan menulis harapan mereka selama ret-ret berlangsung”.

Pada hari pertama, peserta ret-ret belajar untuk mengenal diri lalu menggambarkan dirinya dengan sebuah simbol. Pada hari kedua, kegiatan dimulai dengan misa pagi kemudian outbond.


Melalui outbond, peserta diharapkan bisa belajar bekerja sama dalam tim, bertanggung jawab, percaya diri, saling mendengarkan pendapat dan disiplin. Setelah melakukan kegiatan outbond, para siswa diberi kesempatan membersihkan diri agar bisa melanjutkan ke sesi berikutnya, yaitu sesi tentang relasi orang tua dengan anak dan sesi budgeting. Pada sesi tersebut, para siswa diberikan kesempatan oleh Bruder/Suster untuk merenungkan relasinya dengan orang tua dan menghitung pengeluaran yang diberikan oleh orang tua selama tiga tahun. Setelah para siswa menghitung budgeting dan merenungkan relasi dengan orang tua, para siswa dibagi menjadi dua kelompok untuk melakukan sesi pertobatan. Pada sesi pertobatan, para siswa masuk ke kapel untuk mendengarkan rekonsiliasi yang diberikan oleh Fr. Eko, MSF. Selanjutnya, para siswa diajak untuk menulis surat yang ditujukan kepada orang tua sebagai ungkapan rasa terima kasih dan penyesalan. Pada malam harinya para siswa mengikuti sesi candle of love. Tujuan diadakannya sesi ini, yaitu para siswa menunjukkan rasa penyesalan atau ungkapan rasa terima kasih kepada teman, dan guru pendamping dengan memberikan sebatang lilin yang menyala. Di antara mereka juga ada yang meminta peneguhan dari para Suster, Romo, Bruder, dan Frater.


Pada hari ketiga, para siswa melakukan refleksi dan sharing tentang niat-niat yang akan dilakukan ke depannya. Kegiatan ret-ret ini ditutup dengan misa bersama yang dipimpin oleh Rm. Advent, SJ kemudian dilanjutkan dengan pemberian selembar kertas berisi niat-niat para siswa yang telah diberkati oleh Romo.
Recent Comments