(2/3) SMP Strada Pelita II mengadakan ibadat Rabu Abu yang dilaksanakan pukul 07.30-08.30. Ibadat ini diikuti oleh para guru, karyawan dan siswa, baik siswa yang PJJ maupun yang PTMT. “Rabu Abu adalah hari pertama Masa Prapaska, yang menandai bahwa kita memasuki masa tobat 40 hari sebelum Paska. Angka “40″ selalu mempunyai makna rohani sebagai lamanya persiapan. Misalnya, Musa berpuasa 40 hari lamanya sebelum menerima Sepuluh Perintah Allah (lih. Kel 34:28), demikian pula Nabi Elia (lih. 1 raj 19:8). Tuhan Yesus sendiri juga berpuasa selama 40 hari 40 malam di padang gurun sebelum memulai pewartaan-Nya (lih. Mat 4:2).” (https://katolisitas.org/mengapa-disebut-rabu-abu/)

Pelaksanaan ibadat ini dilakukan secara virtual melalui aplikasi zoom. Ibadat Rabu Abu dipimpin oleh Pak Rinto dan dibantu seorang siswa (Seksi Rohani OSIS). Adapun tema Rabu Abu tahun 2022 ini adalah “bertobatlah dan percayalah kepada injil”. Tema tersebut menegaskan kepada kita bahwa Tuhan mengajak kita untuk bertobat, berkabung, dan berpuasa untuk menyambut Paskah. “Berpuasa dan berpantang bukan untuk dipamerkan kepada orang lain,” kata pak Rinto melalui renungannya. “anak-anakku, ingat yah bahwa Tuhan lebih senang apabila kita berdoa tanpa dipamerkan, apa yang tersembunyi dalam hati dan pikiran kita justru itulah yang Tuhan lihat,” lanjutnya.

“Ibadat rabu Abu yang singkat ini cukup memberi ketenangan batin,” ungkap seorang guru ketika ditemui di ruang guru. Semoga Ibadat ini selalu mengingatkan kita untuk kembali kepada-Nya. Pandemi yang sedang terjadi bukanlah penghalang untuk bersatu kembali dengan-Nya melalui pantang dan berpuasa.

#Tuhanmemberkati

#SalamSehatStrapelzzz

Sebarkan artikel ini