Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) ditiadakan oleh Pemerintah Pusat karena wabah virus Corona. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim memperbolehkan setiap institusi pendidikan menggelar ujian sekolah tanpa tatap muka. Ujian sekolah bisa dilakukan dengan dua opsi, yaitu ujian secara online atau dengan menggunakan nilai siswa selama lima semester terakhir. Opsi tersebut bisa ditentukan oleh masing-masing sekolah. “Tapi tidak diperkenankan melakukan tes tatap muka, yang mengumpulkan siswa dalam ruang kelas,” kata Nadiem saat menggelar video conference, Selasa (24/3).
Berkaitan dengan hal yang telah disampaikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, pihak SMP Strada Pelita II melakukan US secara online selama 10 hari (20 April-5 Mei 2020). Dalam pelaksanaan US online, siswa bisa mengakses website sekolah untuk masuk ke soal ujian kemudian login menggunakan username dan password yang telah ditentukan lalu siswa mengerjakan soal dengan durasi waktu 2 jam.
Jumlah peserta USJJ (Ujian Sekolah Jarak Jauh) sebanyak 112 siswa. Siswa mengerjakan soal US sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan oleh sekolah. Selama proses ujian, kendala yang dialami siswa adalah jaringan internet.
Pelaksanaan USJJ ini diawasi oleh guru pendamping. Setiap guru pendamping memantau 7 siswa. Tugas guru pendamping juga adalah memastikan setiap siswa siap mengikuti US. Saat pelaksanaan US, siswa wajib mengirim bukti foto pada saat mengerjakan ujian dengan menggunakan seragam sekolah sesuai harinya dan dikirim ke guru pendamping.
Para guru dan pihak sekolah berharap bahwa siswa bertanggung jawab, percaya diri pada kemampuan diri, dan jujur. Kejujuran dalam pengerjaan soal ujian adalah tujuan dari pelaksanaan ujian sekolah secara online ini.
Recent Comments