24 Mei 2020, Perkumpulan Strada merayakan HUT yang ke-96. Usia yang sudah sangat mapan dalam dunia pendidikan. Usia 96 bukanlah tua yang renta, melainkan mapan dalam kondisi suka maupun duka. Perkumpulan Strada konsisten dalam menunjukkan eksistensinya terutama dalam karya pelayanan di dunia pendidikan. Begitu banyak pihak yang sangat bersyukur telah bergabung maupun yang pernah mengenyam pendidikan di Perkumpulan Strada. Pada usia yang ke-96, Perkumpulan Strada mengambil tema “ Bersyukur dan Semakin Melayani.”
Untuk memeriahkan perayaan HUT Perkumpulan Strada yang ke-96 diadakan beberapa jenis lomba, yaitu mewarnai (KB-TK), menyanyi (kelas 1-30), membaca puisi (4-6), poster (7-9), dan video narasi (10-11). Tidak hanya lomba saja, Perkumpulan Strada juga merayakan HUT ke-96 dengan Perayaan Ekaristi yang dipimpin oleh Rm. Yohanes Heru Endarto, SJ (ketua MPKK KAJ), Rm. Ageng Marwata, SJ (ketua pengurus Perkumpulan Strada), dan Rm. Odemus Bei Witono, SJ (Direktur Perkumpulan Strada).
Dalam renungan saat perayaan ekaristi yang dibawakan oleh Rm. Ageng Marwata, SJ (ketua pengurus Perkumpulan Strada), beliau mengingatkan beberapa hal yang sangat penting.
“Kita selalu membayangkan bahwa murid Yesus yang bersama dengan-Nya dua ribu tahun yang lalu. Padahal konkretnya adalah murid Yesus adalah kita sendiri. Mata Yesus memandang kita bahwa kita telah diperkenalkan siapa Bapa?
Mengerjakan pekerjaan Allah dalam berbagai macam bentuknya. Perkumpulan Strada melalui pendidikan tetapi yang menarik di sini Yesus tidak meminta agar kita dilepaskan atau dibebaskan dari segala persoalan. Yang diminta adalah bahwa kita dijaga, disertai, kita tetap menjalankan tugas perutusan yang dipercayakan kepada kita dalam dunia pendidikan. Kekuatannya ada di situ. Kita bukan lagi anak-anak yang dilepaskan dari macam-macam tetapi justru kita diperkuat dari masalah-masalah itu. Ke manakah Strada berjalan selama masa pandemi ini dan setelah pandemi ini? Perjalanan kita masih mencoba-coba mencari, tidak hanya hati nurani, pikiran, dan kemampuan kita kali ini; kita sungguh-sungguh pada masa seperti ini, iman kita tertantang. Iman justru nampak ketika kita harus berjalan dengan suatu keyakinan bahwa Allah menyertai kita, tetapi kita mempunyai keberanian walupun semuanya tidak jelas tetap mengikuti apa yang diberikan Allah kepada kita. Ini komitmen kita bersama. Kita bersyukur bahwa kita dimampukan dan diberi misi yang luar biasa untuk melayani pendidikan anak-anak kita dan melayani rekan-rekan kita untuk menjadi milik Allah sendiri. Inilah syukur yang paling kuat,” kata Rm. Ageng, SJ.
Perkumpulan Strada juga dibanjiri ucapan HUT dari berbagai kalangan, di antaranya: Pak Nadiem Makarim (MENDIKBUD RI), Rano Karno (Artis dan Alumnus Strada), Once (Penyanyi), Theodorus Daniel (Penyiar TVRI dan Alumnus Strada), Petrus Mahendara (Alumnus Strada), dan para alumnus/i yang lainnya.
Ignasius Kardinal Suharyo, mewakili keuskupan Agung Jakarta juga memberikan ucapan selamat dan pesan untuk Perkupulan Strada. “Dengan penuh syukur dan gembira saya mengucapkan selamat ulang tahun untuk Perkumpulan Strada. Keuskupan Agung Jakarta bangga atas pelayanan yang diberikan perkumpulan Strada. Banyak hal yang bagus yang sering diceritakan kepada saya bahwa Strada dalam hal keilmuan dan bidang studi yang lain mempunyai hasil yang bagus. Itu semua tidak cukup karena hidup itu tidak sama dengan prestasi akademik. Kita bercermin pada Maria Della Strada; sekolah-sekolah Strada adalah sekolah yang semakin unggul kalau yang terlibat dalam pendidikan Strada menjadi terang bagi jalan hidup. Artinya semua yang terlibat sungguh-sungguh sadar bahwa hidup itu ada tujuan, hidup itu peziarahan yang belum selesai, dan hidup itu harus bermakna. Dalam rangka itu, saya mengingatkan kembali tujuan pembelajaran. Pertama, belajar untuk tahu bukan sekedar tahu matematika, bukan sekadar tahu sejarah tetapi tahu untuk berbuat baik mana yang benar dan mana yang salah. Kedua, belajar melakukan kalau kita tahu mana yang baik kita lakukan. Ketiga, belajar untuk menjadi, menjadi apa? Tidak sekadar melakukan ini-itu tetapi menjadi pribadi yang utuh, matang, dewasa. Itu artinya belajar untuk menjadi. Keempat, Belajar untuk hidup bersama. Mari kita syukuri perjalanan yang sudah berlangsung selama 96 tahun ini. Kita mohon agar sekolah-sekolah Perkumpulan Strada sungguh membentuk pribadi-pribadi yang unggul dan dapat seperti Bunda Maria Della Strada, dapat menjadi terang dalam perjalanan baik untuk dirinya sendiri maupun untuk masyarakat yang lebih luas,” ungkap beliau.
Perkumpulan Strada bangga terhadap Bapak//Ibu Guru/Karyawan dan para murid yang tetap setia menjadi bagian dari peziarahan Perkumpulan Strada. Sejalan dengan visi-misi Perkumpulan Strada Tahun 2016-2024, Perkumpulan Strada membangun Indonesia melalui pendidikan untuk murid-murid Strada sebagai pribadi yang cerdas, peduli, berkarakter, dan menghidupi 5 Nilai Dasar Strada.
Selamat Ulang Tahun Perkumpulan Strada, Semakin Unggul, Peduli dan Berjiwa Melayani. Salam AMDG. 🙂
Happy birthday perkumpulan strada yang ke 96
Salam AMDG
Selamat ulang tahun Perkumpulan Strada ke-96 semoga semakin unggul, peduli, dan berjiwa melayani.
Salam AMDG
Selamat ulang tahun Strada yang ke-96…
Semoga makin berjaya dan berkembang.
Salam AMDG.
Selamat ulang tahun Perkumpulan Strada, semoga semakin eksis di dunia pendidikan dan tidak termakan usia🙏🙏🙏
Selamat ulang tahun perkumpulan strada,semoga makin berjaya🙏🏾
Selamat ulang Tahun Perkumpulan Strada yang ke 96