Pengumuman kelulusan siswa kelas IX SMP Strada Pelita II dilakukan secara online, Jumat (5/6/2020). Keputusan untuk mengumumkan hasil kelulusan siswa SMP Strada Pelita II dilakukan secara online mengingat pandemi Covid-19 yang terjadi di Indonesia. Sistem pengumuman kelulusan SMP tahun ini berbeda dari sebelumnya.
Saat ini pihak sekolah harus meluluskan siswa tanpa tatap muka dan seremonial seperti biasa. Kelulusan Strada Pelita II tahun ini mencapai 100 % dengan jumlah 112 siswa.

Hasil kelulusan dilihat berdasarkan pencapaian siswa selama menempuh pendidikan di sekolah. Meskipun tidak ada Ujian Nasional (UN), sekolah tetap menggunakan nilai lima semester terakhir sebagai penggantinya. Siswa dinyatakan lulus berdasarkan hasil nilai rapor dan nilai Ujian Sekolah. Sistem pemberitahuan kelulusan dikirimkan sekolah melalui aplikasi SIMAK. Setiap siswa hanya dapat mengakses pengumuman miliknya sendiri. Namun, untuk surat keterangan lulus yang asli akan diberikan pada jadwal yang sudah ditentukan sekolah. Sedangkan peneguhan yang diberikan sekolah untuk kelulusan siswa diunggah melalui akun Youtube SMP Strada Pelita II. Adapun yang memberikan peneguhan, yaitu Romo Direktur Perkumpulan Strada, Kepala Cabang JPBS, Pengawas SMP JPBS, Kepala Sekolah, Perwakilan Orang Tua Murid Kelas IX dan Perwakilan Kelas IX. Para siswa sangat antusias dalam menyaksikan pengumuman kelulusan, meskipun dilakukan secara online siswa tetap menggunakan seragam SMP biru putih dan pengumuman kelulusan dilakukan pada pukul 10.00 WIB.

Harapannya adalah para siswa yang lulus di tahun 2020 ini semakin terbiasa dengan belajar online, kreatif, inovatif, dan dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya sesuai dengan cita-cita yang diinginkan dan selalu menerapkan 5 nilai dasar yang didapatkan di SMP Strada Pelita II.

“Ini enam alasan mengapa adek-adek yang lulus di tahun 2020 adalah angkatan spesial. Mereka yang lulus di tahun 2020 tak jarang diremehkan sebagai “Angkatan Corona” atau “Angkatan Virus” karena disederhanakan proses kelulusannya. Faktanya, ada enam alasan yang justru membuat adek-adek yang lulus di tengah pandemi, layak dilabeli “Angkatan Emas Indonesia”. Di antaranya, banyak perubahan dimulai dari angkatan 2020. Tahan banting, karena 2020 adalah tahun yang penuh tantangan. Angkatan yang percaya terhadap sains, angkatan yang semakin sadar krisis iklim, ujian sebenarnya itu setelah lulus.  Alasan lainnya, karena angkatan ini tabah terhadap rindu,” Najwa Shihab.

Sebarkan artikel ini