(11/01) SMP Strada Pelita II mengadakan ibadat untuk merayakan Natal dan kegiatan awal tahun 2021. Ibadat ini diikuti oleh para siswa, para guru dan karyawan bahkan ada beberapa orang tua murid juga. Ibadat kali ini berbeda dengan tahun lalu karena pandemi Covid-19 yang semakin ganas. Begitu banyak para murid maupun para guru yang merindukan suasana Natal seperti tahun lalu. Duduk bersama di aula, bernyanyi-nyanyi, berpuisi, berdrama, ber-dance, dan masih banyak kegiatan lain yang biasa diadakan pada saat Natal dan kegiatan awal tahun lalu. Akan tetapi, pandemi ini tidak membuat semangat para siswa, para guru dan karyawan kendor. Walaupun perayaan Natal tahun ini diadakan secara online, sukacita Natal selalu membara di dalam jiwa para siswa, guru dan karyawan.
Tema Natal yang diambil tahun ini adalah “ Imanuel” yang artinya “ Tuhan Menyertai Kita.” Melalui tema tersebut, kita dapat memetik inspirasi apa yang didapat dari Natal tahun 2020 kemarin. Dalam khotbah yang dibawakan oleh Pak Rinto ada dua poin yang disampaikan, yaitu pergantian kegelapan menuju pada terang dan perjumpaan. Dalam kitab Yesaya menerangkan bahwa bangsa yang berjalan melalui kegelapan telah melihat terang. Kegelapan bisa dikonotasi dengan kejahatan, dosa, hukuman, bahkan kematian. Sedangkan terang bisa dikonotasikan dengan pengampunan, sukatica, kebenaran atau bahkan “kehidupan kekal”.
“Dalam kehidupan kita sehari-hari Covid-19 ini merupakan kegelapan untuk kita semua. Sekarang Allah menunjukkan kuasa-Nya dengan hadir sebagai “Imanuel”. Kita sudah tidak hidup dalam kegelapan lagi, ini pertanda bahwa terang sudah tiba. Kita harus memulai hidup yang baru.” “Perjumpaan adalah bagaimana Allah turun ke dunia menjadi manusia lalu berjumpa dengan para gembala, Maria dan Yosef.” Marilah kita memaknai Natal ini menjadi terang, marilah kita membagikan terang kepada sesama kita yang membutuhkan. Peran kita sangat penting sebagai terang yang telah diutus oleh Allah. Perayaan Natal bukan lagi soal tukar kado, lampu yang megah, atau pohon natal yang indah tetapi kita harus menjadi TERANG.
Kehidupan baru telah dimulai, tetap semangat menjalankan pembelajaran secara daring. Jadilah “terang” untuk diri sendiri dan sesama. Tuhan memberkati kita semua.
“JANGAN LUPA 3M”
Recent Comments